Benar! Yang sebelumnya hanya secuil, ya secuil saja Baru saja manusia-manusia itu merasakannya Tertunduk lemas tak berdaya walau telah berupaya Yang akhirnya manusia itu mencoba menyatu Tidak hanya menyatu, bahkan menyaru seakan sahabat Menjadi kerinduan, semua delegasi kejiwaan berjibaku Meyakinkan kecintaan terhadap keresahan yang ada Namun semua belum selesai Masih banyak alam yang harus disarukan sebagai sahabat.[srjd] Lembar, 31 Januari 2014
Ini semacam sajak, mungkin. Random, "ya, namanya juga sajak!" Racauku tak jelas. Jelaslah kau menemukan keacak-acakan di tulisan ini. Dunia ini tidak selalu teratur dan lurus, jadi nikmatilah, ini tulisanku.