Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2013

Cahaya Sabit

Ini adalah malam Malam yang gelagap tanpa rembulan Cahaya bulan yang menerangi permukaan bumi yang bahkan terlelap oleh waktu Gelagap dunia yang dipayungi oleh kelelahan sifatnya Bagaimana jika cahaya itu hilang? Namun tidak, tidak untukku Aku diterangi dirimu, cahaya yang menemaniku Cahaya yang terang, yang terjadi sehabis bulan itu menghilang Cahaya sabit, cahaya yang mengahtarkan terang Kau lah cahaya, kau lah cahaya sabit Yang menerangiku bahkan jika aku berada dalam kepungan tanah di dalam dunia Kau lah bulan sabit[srjd]

Hidupku, Syukurku

Ini hidupku, ya, hidupku Yang kian indah pada setiap waktunya Menghiasi nelangsa kosmis yang ada dalam jiwa Menggambarkan warna yang banyak rupa nan elok Menuliskan secercah kalimat yang mengungsikan kesedihan Aku hidup, ya, aku hidup Di atas bumi yang nyatanya memang jahat Namun hilang saat aku kembali kepada hati ini Mengumpat dan menjadikannya keindahan yang berkata Mengintegralkan segala kenyataan buruk menjadi kenyataan manis Aku punya rahasia, ya, rahasia Bagaimana ku bisa menemukan itu semua di hidupku Cukup mudah, aku bersyukur kepada Tuhan atas segalanya dan tak menjadikannya beban Aku menjadikan rumahku surga, keluargaku penghiasnya Aku menjadikan sahabatku air dalam surga yang menyegarkanku Aku menggembirakan otakku dengan lukisan manis akan alam Dan ada dia, gadis yang menemani hari hariku Gadis yang spesial, menempati ruang hati, ruang jiwa, ruang pikir, dan ruang hidupku Aku mencintai gadis itu, dialah salah satu candu kebahagiaanku Canduku adalah dia...

Dari yang Terkasih 7

Jika aku harus memilih, aku akan memilih berhenti. Aku akan memilih keluar, aku akan memilih menghilangkan semua keterasingan hati yg parau. Aku akan membenahi isi yg selama ini tertutup kata tidak dan menggantikannya dengan penawaran baru. Aku akan memilih berjalan tanpa lagi menyakitimu. Aku akan memilih langkah yg tak mampu menghilangkanmu. Aku akan memilih sajak yg selalu tersedia cinta untukku. Maaf karena harus sejauh ini baru berani ku ingin akhiri. Maaf karena membuatmu tersesak. Maaf karena begitu terlambat. Maaf karena terlebih dulu menjadikanmu yg kedua. Namun kini aku akan berhenti dari perasaan yg sejak lama bersembunyi. Menghilangkan dan menggantikannya hanya dengan kehadiranmu.. Aku memilih memiliki seorang saja di hatiku dan itu kamu. Iya.. Aku memilihmu.. Hanya cukup ajarkan aku setia.

Salam Bahagia!

Salam bahagia! Salam yang teramat salam yang menegasikan semua perubahan Kata-kata kepada perasaan yang dikatakan bahagia Perumpamaan terhadap syair yang dinyanyikan bahagia Aku bersalam agar kau bahagia selalu Tentunya dengan doa dan serapah yang menyerupai doa Aku telah berujung kepada apa yang aku rasa Mengalirkan seberkas rasa sakit atau mungkin rasa bahagia Aku berdoa kau dapatnya, yang terbaik bagimu mungkin Dan dia datang kepadamu meluapkanya hingga terlupalah pribadi ini Kau dan dia mungkin bahagia walau sikap pesimisku penuh Aku berdoa namun ada pesimistis didalamnya Ada ketidak baikan yang telah terserapah dari diriku Aku ingin melepasmu dan melihat kebahagiaan (semu) itu terjadi Dan aku akan tertawa karna dia tak sebaik aku, aku total Dia yang menjadi kebahagiaanmu hanya gambaran dari imajinasimu Penuh khayal, nyatanya aku tertawa melihat ketidak bahagiaanmu Bahkan ku berdoa kau melepasku hanya untuknya, agar ku tertawa lebih lepas Dia...