Skip to main content

Gangguan Pada Mesin Pesawat

Sementara pesawat terbang pada ketinggian 40.000 kaki, pesawat bermesin empat bergetar dan salah seorang penumpang melihat keluar jendela. "Astaga!" ia berteriak, "salah satu mesin meledak!"

Penumpang panik, dan tiba-tiba pesawat diguncang oleh ledakan kedua yaitu mesin lain yang meledak di sisi lain.

Para penumpang mulai panik, bahkan para pramugari tidak bisa menjaga ketertiban. Saat itu, pilot berdiri tegak dan tersenyum penuh percaya diri, melangkah dari kokpit dan meyakinkan semua orang bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. Kata-kata dan sikapnya membuat sebagian besar penumpang merasa lebih baik, dan mereka duduk, lalu pilot dengan tenang berjalan ke pintu pesawat. Di sana, ia meraih beberapa paket tas dari bawah kursi dan mulai menyerahkan mereka ke pramugari. Setiap kru mengenakan tas tersebut di punggung mereka.

"Katakanlah," kata penumpang, "itu bukan parasut, kan?"

Pilot berkata, "Betul, kami sedang memakai parasut."

Penumpang itu melanjutkan, "Tapi kupikir kau berkata tidak ada yang perlu dikhawatirkan?"

"Tidak ada," jawab pilot ketika mesin ketiga meledak. "Kami akan turun sebentar mencari bantuan."

Comments

Popular posts from this blog

Kepada Adinda

Aku, sejuta bintang kian meredup Meresahkan rasa yang luluh dalam gelap Mengesankan api yang padam dalam dingin Merangkul kata pahit, menyangkal kepedihan Aku, sejuta bulan yang sudah tak berharga Sinarku kini tak ubahnya mainan dari cina Terperanjat dalam kesedihan begitu banal Ode pengusir rindupun, sirna ditelan amarah Tapi, semua hanya khayal Khayalan tengah malam yang gusar Memeluk indahnya rengkuhan cinta Berhias permata dari bidadari yang jatuh ke bumi Aku melipirkan kata-kata ini Sebagai pengantar kau ke alam mimpi Alam dimana kau bisa melakukan segalanya Selamat tidur, dinda, wanita penuh kelembutan Jakarta, 21 April 2014

"4L4Y" Doktrin? Ideologi? Kontroversi? Fenomena? Gaya Hidup? Pengotoran Mental?

  GAMBARAN UMUM 4L4Y (Alay) mungkin istilah yang tak asing lagi di dengar dewasa ini, sebenarnya apa sih alay? Awalnya alay itu adalah sebutan untuk "Anak Layangan", Anak Layangan dicirikan sebagai figur atau orang yang agak kurang terurus, biasanya Anak Layangan itu berambut merah karena terbakar matahari, berbau badan yang tak sedap dikarenakan mereka bermain di terik matahari, dan tubuhnya yang sedikit dekil karena terlalu banyak bermain, namun seiring berjalannya waktu terjadi pergeseran mindset untuk istilah Alay, sperti yang kita ketahui Alay dewasa ini adalah sebutan untuk orang yang berpenampilan Norak, Memaksakan Style, Berkata dengan Perkataan yang Khusus. Penulis bersama rekan melakukan Riset untuk hal ini. Didapatkan seseorang yang dijadikan sampel Riset, Penulis melakukan Riset melalui via Facebook, Responden tersebut memiliki 1.199 orang teman dalam akun Facebooknya, setelah Penulis menelusuri dan mendapatkan hampir 60% teman di akun Facebookya dapat dikate...

Bagaimana Tidak Senang

Bagaimana tidak senang Jika pujaan memberiku pujian Bagaimana tidak senang Jika pujaan memberiku pertanda Bagaimana tidak senang Jika pujaan bercanda akrab denganku Bagaimana tidak senang Jika pujaan menyanjung diriku Bagaimana tidak senang Jika pujaan kerap melontarkan senyum manis Bagaimana tidak senang Jika pujaan selalu percaya kepadaku Bagaimana tidak senang Jika pujaan datang memilihku untuk berbagi Bagaimana tidak senang Jika pujaan kembali kepadaku saat lama tak bicara Bagaimana tidak senang Jika pujaan berkata nyaman kepadaku Bagaimana tidak senang Jika pujaan baru saja memberikan kejelasan Bagaimana tidak senang Jika pujaan terus menghiburku Bagaimana tidak senang Jika pujaan merangkulku dikala masalah begitu pelik Bagaimana tidak senang? Jakarta, 19 Mei 2014