Pasukan Barbar, mungkin sering terdengar nama itu.
Pasukan Barbar adalah pasukan mongol dibawah kepemimpinan Jenghis Khan, mereka adalah pasukan yang sangat berani dan memusnahkan segalanya yang menghadang di depan mereka, menyerang dengan agak bengis, namun itulah kehidupan perang jaman dahulu. Di Jakarta kita juga memiliki pasukan yang sejenis yaitu "THE JACK MANIA", mereka yang dinamakan The Jack Mania tak ubahnya seperti Pasukan Barbar, mereka merusak segalanya yang ada di depan mereka tanpa rasa belas kasih, membajak ankutan umum layaknya Pasukan Kapten Hook, perilaku mereka yang seperti itu benar benar meresahkan dan sangat amat buruk bagi warga ibukota, jujur penulis tidak menyukai perilaku mereka, kelakuan vandalisme mereka benar benar di luar batas kewajaran manusia yang hidup di tengah kota, mereka seakan menunjukkan kekuatan mereka layaknya suku suku pedalaman, jika disebut tak berpendidikan nyatanya tidak juga, mereka rata rata mengenyam bangku sekolah, memang tidak semua dari mereka melakukan hal hal buruk. Apa sebenarnya yang membuat mereka seperti itu? menurut penulis mereka adalah makhluk makhluk labil yang sangat ingin menemukan jati diri mereka namun caranya benar benar
Penulis berpikir positif terhadap mereka sebenarnya bukan mereka yang memaksakan begitu, namun seperti lumut yang mudah tumbuh di tempat lembab, alur pikir vandalisme mereka juga mudah tumbuh di lingkungannya masing masing, untuk mereka yang sedang menemukan jati diri penulis hanya berpesan jangan pernah mengikuti pemikiran yang diikuti banyak orang, namun ciptakanlah gaya berpikir sendiri dan menilai apakah pantas saya melakukan hal sperti yang saya lakukan sekarang dari sudut pandang orang lain.
Pasukan Barbar adalah pasukan mongol dibawah kepemimpinan Jenghis Khan, mereka adalah pasukan yang sangat berani dan memusnahkan segalanya yang menghadang di depan mereka, menyerang dengan agak bengis, namun itulah kehidupan perang jaman dahulu. Di Jakarta kita juga memiliki pasukan yang sejenis yaitu "THE JACK MANIA", mereka yang dinamakan The Jack Mania tak ubahnya seperti Pasukan Barbar, mereka merusak segalanya yang ada di depan mereka tanpa rasa belas kasih, membajak ankutan umum layaknya Pasukan Kapten Hook, perilaku mereka yang seperti itu benar benar meresahkan dan sangat amat buruk bagi warga ibukota, jujur penulis tidak menyukai perilaku mereka, kelakuan vandalisme mereka benar benar di luar batas kewajaran manusia yang hidup di tengah kota, mereka seakan menunjukkan kekuatan mereka layaknya suku suku pedalaman, jika disebut tak berpendidikan nyatanya tidak juga, mereka rata rata mengenyam bangku sekolah, memang tidak semua dari mereka melakukan hal hal buruk. Apa sebenarnya yang membuat mereka seperti itu? menurut penulis mereka adalah makhluk makhluk labil yang sangat ingin menemukan jati diri mereka namun caranya benar benar salah.
Banyak sekali faktor yang membuat mereka seperti itu, dan utamanya adalah bimbingan orang terdekat dan lingkungan, mereka seakan terjerumus ke lembah hitam pergaulan, tak salah memang namun keliru.
Penulis berpikir positif terhadap mereka sebenarnya bukan mereka yang memaksakan begitu, namun seperti lumut yang mudah tumbuh di tempat lembab, alur pikir vandalisme mereka juga mudah tumbuh di lingkungannya masing masing, untuk mereka yang sedang menemukan jati diri penulis hanya berpesan jangan pernah mengikuti pemikiran yang diikuti banyak orang, namun ciptakanlah gaya berpikir sendiri dan menilai apakah pantas saya melakukan hal sperti yang saya lakukan sekarang dari sudut pandang orang lain.Ciptakanlah rasa aman, karena apa yang kita lakukan, baik atau buruk itu akan berbalik ke diri kita sendiri, jika kau menjadi pribadi yang suka merusak maka kau akan benar benar dirusak, jika kau menjadi pribadi yang baik maka segala kebaikan akan datang ke diri kita.[srjd]

Comments
Post a Comment