Skip to main content

Ini


Ini, hati, mata, merangkap, menerima, menghancurkan, melarang, merengkuh, cinta, kehidupan, kenyataan, keserasian, cinta, rasa, setia, kacau, berkenalan, teguh, cinta
Cerita yang harus ditiadakan oleh setiap hati yang terluka, jangan sampai ini ada dan terus teguh
Cerita yang patut dilonglong serupa pujian yang keras melalui setiap pita suara
Menghadirkan kejutan yang serasi dengan kehidupan, menyentuh setiap rasa yang ingin hilang
Siapa dan di mana apapun bisa terjadi dalam setiap penggalan kehidupan
Aku beserta hatiku yang terisi semesta menggunakan hal yang dinamakan cinta untuk hidup
Kenyataan yang meredupkan sekaligus membesarkan setiap rengkuhanya, hati
Setia dalam larangan berbahasa, hanya itu yang diarahkan oleh hati yang berkuasa ini
Kata satu tak serupa dengan seratus, namun tak akan pernah keluar
Karena kenyataan menyuruhnya seperti itu, jangan mengluarkan cinta untuk yang ku cintai
Aku merasa merangkap sebagai batu yang diterpa dedaunan kering untuk dihancurkan
Aku merasa serasi dengan setiap mata yang merengkuh setiap kebahagiaan dalam kisah nyata
Melarang saat berkenalan dengan cinta yang teguh dalam setiap langkah-langkahnya
Abadi dalam rasa yang menyatakan kepahitan rasa yang tenggelam karena sebuah firasat
Dilarang mencintai aku langgar, dilarang bahagia aku langgar, dilarang bernapas aku langgar
Aku pembangkang dan aku setia melanggar
Setia karena cinta.[srjd]

Comments

Popular posts from this blog

Kepada Adinda

Aku, sejuta bintang kian meredup Meresahkan rasa yang luluh dalam gelap Mengesankan api yang padam dalam dingin Merangkul kata pahit, menyangkal kepedihan Aku, sejuta bulan yang sudah tak berharga Sinarku kini tak ubahnya mainan dari cina Terperanjat dalam kesedihan begitu banal Ode pengusir rindupun, sirna ditelan amarah Tapi, semua hanya khayal Khayalan tengah malam yang gusar Memeluk indahnya rengkuhan cinta Berhias permata dari bidadari yang jatuh ke bumi Aku melipirkan kata-kata ini Sebagai pengantar kau ke alam mimpi Alam dimana kau bisa melakukan segalanya Selamat tidur, dinda, wanita penuh kelembutan Jakarta, 21 April 2014

"4L4Y" Doktrin? Ideologi? Kontroversi? Fenomena? Gaya Hidup? Pengotoran Mental?

  GAMBARAN UMUM 4L4Y (Alay) mungkin istilah yang tak asing lagi di dengar dewasa ini, sebenarnya apa sih alay? Awalnya alay itu adalah sebutan untuk "Anak Layangan", Anak Layangan dicirikan sebagai figur atau orang yang agak kurang terurus, biasanya Anak Layangan itu berambut merah karena terbakar matahari, berbau badan yang tak sedap dikarenakan mereka bermain di terik matahari, dan tubuhnya yang sedikit dekil karena terlalu banyak bermain, namun seiring berjalannya waktu terjadi pergeseran mindset untuk istilah Alay, sperti yang kita ketahui Alay dewasa ini adalah sebutan untuk orang yang berpenampilan Norak, Memaksakan Style, Berkata dengan Perkataan yang Khusus. Penulis bersama rekan melakukan Riset untuk hal ini. Didapatkan seseorang yang dijadikan sampel Riset, Penulis melakukan Riset melalui via Facebook, Responden tersebut memiliki 1.199 orang teman dalam akun Facebooknya, setelah Penulis menelusuri dan mendapatkan hampir 60% teman di akun Facebookya dapat dikate...

Bagaimana Tidak Senang

Bagaimana tidak senang Jika pujaan memberiku pujian Bagaimana tidak senang Jika pujaan memberiku pertanda Bagaimana tidak senang Jika pujaan bercanda akrab denganku Bagaimana tidak senang Jika pujaan menyanjung diriku Bagaimana tidak senang Jika pujaan kerap melontarkan senyum manis Bagaimana tidak senang Jika pujaan selalu percaya kepadaku Bagaimana tidak senang Jika pujaan datang memilihku untuk berbagi Bagaimana tidak senang Jika pujaan kembali kepadaku saat lama tak bicara Bagaimana tidak senang Jika pujaan berkata nyaman kepadaku Bagaimana tidak senang Jika pujaan baru saja memberikan kejelasan Bagaimana tidak senang Jika pujaan terus menghiburku Bagaimana tidak senang Jika pujaan merangkulku dikala masalah begitu pelik Bagaimana tidak senang? Jakarta, 19 Mei 2014