Skip to main content

Aku Kelabu


Terlalu banyak kekecewaan hari ini
Hari di mana mengurung setiap rasa bahagia
Mungkin karna ku terlalu mendongak ke atas
Atau bisa jadi alam sedang mengerjaiku

Terlalu kaku pikiran hari ini
Walau banyak waktu berpikir yang ku miliki
Seakan semua berlalu tanpa arah yang jelas
Hilang sesaat walau berkata sangat mahal

Aku sedang tidak mengenal diri ini
Mungkin aku mengasihani hati kecilku
Aku tidak bertemu senyuman yang pasti
Mungkin karna aku terlalu ingin menangis

Tak ada yang mampu ku tatap sekarang
Hanya ada air mata yang mendobrak keluar
Tertahan rasa gengsi pada ruangan sempit
Untuk bersama, bersama kesatuan rasa

Kosong, hati ini seakan sudah gelap
Seakan sudah tidak ada harapan meraih hidup
Tidak mengenal, ya siapa aku ini?
Semoga semua selesai sampai saat ini saja, kesedihan.[srjd]

Jakarta, 30 Oktober 2013

Comments

Popular posts from this blog

Kepada Adinda

Aku, sejuta bintang kian meredup Meresahkan rasa yang luluh dalam gelap Mengesankan api yang padam dalam dingin Merangkul kata pahit, menyangkal kepedihan Aku, sejuta bulan yang sudah tak berharga Sinarku kini tak ubahnya mainan dari cina Terperanjat dalam kesedihan begitu banal Ode pengusir rindupun, sirna ditelan amarah Tapi, semua hanya khayal Khayalan tengah malam yang gusar Memeluk indahnya rengkuhan cinta Berhias permata dari bidadari yang jatuh ke bumi Aku melipirkan kata-kata ini Sebagai pengantar kau ke alam mimpi Alam dimana kau bisa melakukan segalanya Selamat tidur, dinda, wanita penuh kelembutan Jakarta, 21 April 2014

"4L4Y" Doktrin? Ideologi? Kontroversi? Fenomena? Gaya Hidup? Pengotoran Mental?

  GAMBARAN UMUM 4L4Y (Alay) mungkin istilah yang tak asing lagi di dengar dewasa ini, sebenarnya apa sih alay? Awalnya alay itu adalah sebutan untuk "Anak Layangan", Anak Layangan dicirikan sebagai figur atau orang yang agak kurang terurus, biasanya Anak Layangan itu berambut merah karena terbakar matahari, berbau badan yang tak sedap dikarenakan mereka bermain di terik matahari, dan tubuhnya yang sedikit dekil karena terlalu banyak bermain, namun seiring berjalannya waktu terjadi pergeseran mindset untuk istilah Alay, sperti yang kita ketahui Alay dewasa ini adalah sebutan untuk orang yang berpenampilan Norak, Memaksakan Style, Berkata dengan Perkataan yang Khusus. Penulis bersama rekan melakukan Riset untuk hal ini. Didapatkan seseorang yang dijadikan sampel Riset, Penulis melakukan Riset melalui via Facebook, Responden tersebut memiliki 1.199 orang teman dalam akun Facebooknya, setelah Penulis menelusuri dan mendapatkan hampir 60% teman di akun Facebookya dapat dikate...

Bagaimana Tidak Senang

Bagaimana tidak senang Jika pujaan memberiku pujian Bagaimana tidak senang Jika pujaan memberiku pertanda Bagaimana tidak senang Jika pujaan bercanda akrab denganku Bagaimana tidak senang Jika pujaan menyanjung diriku Bagaimana tidak senang Jika pujaan kerap melontarkan senyum manis Bagaimana tidak senang Jika pujaan selalu percaya kepadaku Bagaimana tidak senang Jika pujaan datang memilihku untuk berbagi Bagaimana tidak senang Jika pujaan kembali kepadaku saat lama tak bicara Bagaimana tidak senang Jika pujaan berkata nyaman kepadaku Bagaimana tidak senang Jika pujaan baru saja memberikan kejelasan Bagaimana tidak senang Jika pujaan terus menghiburku Bagaimana tidak senang Jika pujaan merangkulku dikala masalah begitu pelik Bagaimana tidak senang? Jakarta, 19 Mei 2014