Kesunyian senja selalu menjadi keindahan yang ternama
Tersebut dalam setiap tatapan meringis jiwa
Menghantarkan setiap suka masuk dalam napas
Mengais hati yang dulunya pernah setia
Melepas jas, mengambil kaleng, melontarkan ludah
Mensiasati corengan biru sang langit sampai surga
Dikjaya yang serupa dengan jingganya alam semesta
Melepas anjing anjing peradaban ke arah manusia polos
Terhalang gedung panas berwarna merah darah
Terhalang putih rata sang awan yang hampir saja jatuh
Dunia senja, dunia yang tidak terbatas pada luapan sajak
Dunia senja, dunia yang menakuti orang agar kembali ke rumah
Dunia senja, dunia yang kadang tak digubris oleh jalanan
Dunia senja, dunia tapal batas, dunia yang menyatukan jiwa
dan hati
Dunia senja, dunia hati.[srjd]
Jakarta, 19 Desember
2013
Comments
Post a Comment