Aku akan selalu mengingatnya
Aku akan selalu menunjuknya
Aku akan selalu kecewa
Aku akan selalu menyalahkannya
Seiring angin membawa semua kejutan
Seiring itu pula kau memberi kekecewaan
Dilematis ini menggenggam seluruh diri ini
Tak ada lagi kau, tak ada lagi baik untukmu
Aku pernah, melanggar keteguhanku
Ini yang pernah aku buat sendiri
Janji kepada diriku sendiri
Aku langgar!
Demi kau yang memohon begitu sangat
Demi kau yang teramat aku hargai
Demi kau yang aku anggap bisa
Demi kau yang kuanggap temanku
Semua menyeruak, aku tak kenal kau
Bukan tak kenal, tak lagi ingin mengenal
Kau meruntuhkan istana kepercayaanku
Murung itu begitu indah
Butir darah tak mau beranjak
Aku tidak membencimu, tidak
Aku sudah memaafkanmu, sudah
Aku hanya tidak bisa melupakannya, sangat.[srjd]
Aku akan selalu menunjuknya
Aku akan selalu kecewa
Aku akan selalu menyalahkannya
Seiring angin membawa semua kejutan
Seiring itu pula kau memberi kekecewaan
Dilematis ini menggenggam seluruh diri ini
Tak ada lagi kau, tak ada lagi baik untukmu
Aku pernah, melanggar keteguhanku
Ini yang pernah aku buat sendiri
Janji kepada diriku sendiri
Aku langgar!
Demi kau yang memohon begitu sangat
Demi kau yang teramat aku hargai
Demi kau yang aku anggap bisa
Demi kau yang kuanggap temanku
Semua menyeruak, aku tak kenal kau
Bukan tak kenal, tak lagi ingin mengenal
Kau meruntuhkan istana kepercayaanku
Murung itu begitu indah
Butir darah tak mau beranjak
Aku tidak membencimu, tidak
Aku sudah memaafkanmu, sudah
Aku hanya tidak bisa melupakannya, sangat.[srjd]
Jakarta, 19 April 2014
Comments
Post a Comment