Mendulang keganjilan kau bilang berdendang
Menggali nada sumbang kau bilang berkembang
Membaca naskah sembarang kau bilang meradang
Mengagumi hatimu aku tidak bilang sembarang
Jakarta, 27 April 2014
Ini semacam sajak, mungkin. Random, "ya, namanya juga sajak!" Racauku tak jelas. Jelaslah kau menemukan keacak-acakan di tulisan ini. Dunia ini tidak selalu teratur dan lurus, jadi nikmatilah, ini tulisanku.
Comments
Post a Comment