Skip to main content

Posts

Aku Kelabu

Terlalu banyak kekecewaan hari ini Hari di mana mengurung setiap rasa bahagia Mungkin karna ku terlalu mendongak ke atas Atau bisa jadi alam sedang mengerjaiku Terlalu kaku pikiran hari ini Walau banyak waktu berpikir yang ku miliki Seakan semua berlalu tanpa arah yang jelas Hilang sesaat walau berkata sangat mahal Aku sedang tidak mengenal diri ini Mungkin aku mengasihani hati kecilku Aku tidak bertemu senyuman yang pasti Mungkin karna aku terlalu ingin menangis Tak ada yang mampu ku tatap sekarang Hanya ada air mata yang mendobrak keluar Tertahan rasa gengsi pada ruangan sempit Untuk bersama, bersama kesatuan rasa Kosong, hati ini seakan sudah gelap Seakan sudah tidak ada harapan meraih hidup Tidak mengenal, ya siapa aku ini? Semoga semua selesai sampai saat ini saja, kesedihan.[srjd] Jakarta, 30 Oktober 2013

Matahari Di Atas Awan Hitam

Matahari, ya matahari Kilaunya sangat lah kuat di atas langit biru Hangatnya dibutuhkan makhluk tuk hidup Kesetiannya cukup dipuja setiap insan dunia Entah kenapa hilang Hilang dihadang awan hitam yang bukan hujan Awan hitam yang bergelantung manja di langit Awan hitam yang dibenci hati semua makhluk Bagaimana nasib matahari? Matahari selalu berundung dalam setiap doa Menjaga tanpa pernah mengeluh lelah Menjadi hidup untuk dirinya juga diri orang lain Setiap awan hitam merundung keramahan alam Menjegal setiap kehangatan yang pernah dirasa Menghalangi setiap terang hingga semua tersesat Kita sama-sama tahu matahari tidak berdiam Dia bersinar dalam gelap dunia sekalipun Mencurahkan segala energi yang pernah dirasa Awan hitam hanya sementara bergelayut Mencari penggalan hati yang ingin bahagia Angin datang Awan pergi tinggal matahari menuntaskan pekerjaannya Bersinar kembali penuh kebahagiaan dalam tiap tawanya Bergumul kembali kepada makh...

Ternyata

Dunia sepertinya sedang marah kepadaku Mereka skeptis pada apa yang ada padaku Bahkan yang belum menatap, mereka skeptis Aku tidak tahu apa kesalahan yang kuperbuat Mungkin aku yang terlebih dulu skeptis Kepada mereka yang sekarang tidak kupercaya Kepada mereka yang bersikap tidak sopan Kepada mereka yang menghancurkan dunia mereka Apakah itu karma yang paling cepat datang? Entah kenapa cerita ini hampir menyerupai cerita nabi Terpilihnya dia merasuk ke dalam nurani para nestapa Di balik itu semua, saat ku menceritakan kepada manusia Aku bahagia, ternyata aku senang.[srjd] Jakarta, 21 September 2013

Sehabis Pagi

Baru saja ku menampakkan diriku pada yang bercahaya Dengan sedikit mengernyit kurasakan setiap lemparannya Berdiri, menatih, hidup dan yang akan berlangsung nanti Aku bernapas dengan berat dan hembusan yang ringan Menempa diri memberanikan diri untuk berjalan Akhirnya kusatukan diri kepada yang menjadi sumber hidup Kuberanikan diri mencebur di dalam semua kedinginannya Menggantikan hari yang telah lalu, kemari disebutnya Aku sudah siap menerawang apa yang akan kuhadapi Hari ini, pagi ini k uterus berjalan tanpa tau istirahat Ku harap sampai, secepatnya[srjd]

Ini

Ini, hati, mata, merangkap, menerima, menghancurkan, melarang, merengkuh, cinta, kehidupan, kenyataan, keserasian, cinta, rasa, setia, kacau, berkenalan, teguh, cinta Cerita yang harus ditiadakan oleh setiap hati yang terluka, jangan sampai ini ada dan terus teguh Cerita yang patut dilonglong serupa pujian yang keras melalui setiap pita suara Menghadirkan kejutan yang serasi dengan kehidupan, menyentuh setiap rasa yang ingin hilang Siapa dan di mana apapun bisa terjadi dalam setiap penggalan kehidupan Aku beserta hatiku yang terisi semesta menggunakan hal yang dinamakan cinta untuk hidup Kenyataan yang meredupkan sekaligus membesarkan setiap rengkuhanya, hati Setia dalam larangan berbahasa, hanya itu yang diarahkan oleh hati yang berkuasa ini Kata satu tak serupa dengan seratus, namun tak akan pernah keluar Karena kenyataan menyuruhnya seperti itu, jangan mengluarkan cinta untuk yang ku cintai Aku merasa merangkap sebagai batu yang diterpa dedaunan kering untuk dihancurkan ...

Untuk yang Bernama Pemimpin

Untuk yang bernama pemimpin Yang merasakan setiap hati anak anaknya Yang merasakan kesenjangan setiap aksara Yang merekahkan setiap keputusan Aku mencinta Yang menjadi sejuta kuasa Yang melenguh lolongan untuk anak Yang berderma dalam hal kisah Aku mencoba, kecil Yang mendapat kesenjangan di depan Yang meresahkan nestapa dari luar Yang didaulat berbagai keadaan hati Aku rasa aku bingung Aku rasa aku ingin melempar hatiku Apakah kau rasa yang sama? Wahai pemimpin[srjd]

Asma - Gadis Bertato

Sambutan keremangan malam Aku datang lalu ku toleh ke kiri Senyum semangat dari orang bertato Kulihat, manis lalu kubertanya Aku menyimpan pertanyaan untuk gadis bertato Tato hitam kehijaual di lengan kanannya Seakan berbicara, memanggilku untuk mengecup Kusimpan itu semua, kujaga diriku Tak lama dia pun dipanggil ke depan Kebaya serasi dengan warna tatonya Kacamata kotak bertangkai dua di setiap sisi Coklat itu mengotakkan matanya Rambut lurus berkilau dikuncir kunciran putih muram Ikat kepala coklat berbatik Sepatu berwarna hitam Aku sejenak mengagumi keindahan Tak lama dia bernyanyi, indah! Keindahan pun ada pada suaranya Lalu dia menari, tarian tradisional Ini lengkap, lengkap sekali Akhir tiba, semua diperkenalkan Sayang, ku tak mendengar siapa namanya Aku hanya mendengar asma Kunamai dia asma, oleh hatiku Lalu dia menghilang seperti dibawa angin Aku memastikan namanya pada temanku Gei, Rei, atau siapapun tak ada yang jelas S...